Tampilkan postingan dengan label Dream Car. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dream Car. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Januari 2016

Konsep Hypercar Paling Radikal Lamborghini Diverso!

Bicara soal desain, siapa yang tak kenal dengan radikalitas desain mobil-mobil terhebat yang lahir dari dapur sang 'Banteng' Italia, Automobili Lamborghini S.P.A. Tunggangan karya Lambo saat ini diakui sebagai beberapa di antara mahakarya paling menakjubkan yang beredar di jalanan.
Namun di sela pertarungan tunggangan terhebat sejagat, para rival Lamborghini mulai dari McLaren P1, Ferrari LaFerrari, Porsche 918 Spyder hingga Koenigseggdan Bugatti, cuma Lambo yang hingga saat ini enggan menelurkan kendaraan berlabel 'hypercar'.
Mengetahui hal tersebut, desainer dari Car Tavern mengambil inisiatif dan menciptakan sebuah konsep desain Lamborghini berwajah sangar yang lalu dilabeli dengan nama Lamborghini Diverso.
Tak sembarangan tentunya, Lamborghini Diverso dirancang sedemikian rupa dengan mengombinasikan racikan dasar sejumlah model Lambo paling radikal seperti Veneno dan Egoista. Alhasil kulit luarnya terlihat eye-catching berhiaskan lekukan-lekukan tajam yang ditemani desain headlights ala Veneno.
Sementara sektor buritan menyemburkan kesan yang tak kalah radikal dengan pengadopsian rear grille beraroma Veneno, quad tail-pipes, poros roda yang dibuat mengotak hingga desain rear spoiler nan tajam menampilkan kesan eksentrik dan ilusi seolah ia akan melaju secepatpesawat jet.
Tentu untuk sebuah tunggangan dengan gelar 'hypercar' penampakan eksterior yang 'gila' saja takkan cukup. Diperlukan kekuatan laju serta kemampuan bermanuver yang mumpuni sebelum ia berhak memasuki dunia di atas kelas supercar.
*klik untuk memperbesar gambar
Mengutip dari laman resmi Car Tavern, Lamborghini Diverso diimajinasikan mengenakan sistem hybrid dengan gabungan mesin V12 6.5 liter dan 4 unit in-wheel electric motors yang siap menggelontorkan power maksimum sebesar 990 hp dan torsi puncak 688,7 Nm.
Dengan demikian secara teori Lamborghini Diverso memiliki akselerasi 0-100 km/jam dalam 2.4 detik dan top speed-nya mencapai angka 422 km/jam.

Jumat, 15 Januari 2016

Mercedes-Benz Concept IAA, Mobil Paling Aerodinamis di Dunia

Mercedes-Benz Concept IAA Dengan sistem aerodinamika yang pintar.
Mercedes-Benz Concept IAA, Mobil Paling Aerodinamis di Dunia
Mercedes-Benz Concept IAA (Intelligent Aerodynamic Automobile) merupakan salah satu mobil yang banyak dilirik pada ajang Frankfurt Internationale Automobil-Austellung (IAA) Cars 2015 bulan September silam. Pasalnya mobil konsep ini membawa teknologi sistem aerodinamika ke tingkatan yang lebih jauh dari yang sudah diterapkan pada mobil-mobil saat ini.

Pihak manufaktur menyebut Concept IAA sebagai perpaduan dua mobil dalam satu perwujudan, yakni sebuah coupe empat pintu berdesain menawan dan sebuah mobil yang menjunjung tinggi aerodinamika dengan angka koefisien drag mencapai 0,19. Angka koefisien tersebut menjadikan Concept IAA sebagai mobil paling aerodinamis di dunia. Demi mencapai angka tersebut, Mercedes-Benz Concept IAA dapat bertransformasi bentuk dan dilakukan dengan hanya menekan tombol khusus atau secara otomatis ketika laju mobil menyentuh angka 80 kpj.

Transformasi bentuknya berupa penambahan delapan segmen pada bagian ekor serta flap di bagian wajah dan belakang juga bertambah panjang, masing-masing sejumlah 25 mm dan 20 mm. Velg mobil juga bisa mengembang sekaligus mengempis demi mengurangi koefisien gesek udara. Perubahan dimungkinkan berkat jaringan digital sistematis dengan metode desain algoritma tercanggih yang menangani desain geometri yang rumit. Untuk dimensinya sendiri, Concept IAA memiliki panjang 5.040 mm (5.430 mm dalam mode aerodinamik), lebar 1.995 mm, dan tinggi 1.305 mm.


Bentuk desain luarnya terlihat sangat dinamis dan mendukung aerodinamika tinggi, serta menginterpretasikan proporsi sportscar klasik dalam nadi yang modern. Kap mesin panjang dan mengalir hingga ke bagian windshield, naik keatap dan menurun pada bagian belakang.

Kombinasi rasa sporty penuh gaya dan kemewahan modern diaplikasikan pada sektor interior, yang masih membawa nilai-nilai desain kemewahan dari S-Class sekaligus memberi gambaran tentang seperti apa interior sebuah sedan bisnis di masa mendatang. Berbekal filosofi berbasis sentuhan dengan fungsionalitas tinggi, sektor interior juga dibekali dengan material berkualitas.

Bagian palang kemudi dengan struktur palang terbuka horizontalnya juga dibenamkan teknologi sentuhan yang menawarkan fungsionalitas tinggi nan praktis. Tombol OFN (Optical Finger Navigation) yang ditanamkan pada cluster memungkinkan pengemudi untuk menelusuri menu cluster instrumen, tombol di kiri untuk layar kiri dan kanan untuk layar posisi kanan. Dengan begitu, filosofi mengemudi yang memfokuskan pada ‘tangan pada kemudi, pandangan ke jalan’ dapat terpenuhi.

Sebagai mobil plug-in hybrid, Concept IAA dapat menghasilkan total tenaga sebesar 279 hp, dengan kecepatan puncak yang dibatasi secara elektronik di angka 250 kpj. Berbekal tenaga elektriknya saja, Concept IAA dapat berjalan sejauh 66 km dalam mode aerodinamika atau 62 km dalam mode normal.

Mercedes-Benz belum memiliki agenda untuk menciptakan Concept IAA menjadi mobil versi produksi, namun teknologi yang diembannya menjadi batu loncatan dalam menghadirkan inovasi untuk model coupe empat-pintunya, yaitu CLS-Class. Dipercaya CLS generasi mendatang akan terilhami banyak ide dari model Concept IAA ini.

Mobil Masa Depan Acura Precision

Mobil Masa Depan Acura Precision Foto: REUTERS/Rebecca Cook
Detroit - Acura memperlihatkan mobil konsep yang disapa 'Precision' di ajang Detroit Auto Show 2016. Mobil konsep ini memperlihatkan arah desain mobil Acura ke depan.

Mobil didesain oleh para desainer di Acura Design Studio di California. Tampilan berbeda dan sporty terlihat di setiap sudutnya.


"Acura Precision Concept lebih dari sekedar mobil konsep, ini merupakan hasil studi sebagai jalan menuju Acura di masa depan. Dengan DNA yang berperforma tinggi," ujar Direktur Kreatif Acura Global Dave Marek.

Perbedaan mencolok sangat terlihat pada bagian depan, sebut saja seperti tampilan lampu Jewel Constellation LED headlights.


Tampilan coupe yang sporty juga sangat terlihat, berkat desain memanjang ditambah dengan pelek sporty 22 inci. Sayang Acura tidak membocorkan mesin apa yang bakal terselip di dalamnya.