Senin, 15 Februari 2016

Sistem dan Jenis – Jenis Rem pada Mobil



Rem dirancang untuk mengurangi kecepatan (memperlambat) dan menghentikan kendaraan atau untuk memungkinkan parkir pada tempat yang menurun. Peralatan ini sangat penting pada kendaraan dan berfungsi sebagai alat keselamatan dan menjamin pengendaraan yang aman.
rem 1
Gambar Sistem Rem.

PRINSIP KERJA REM
Kendaraan tidak dapat berhenti dengan segera apabila mesin dibebaskan dengan pemindah daya. Kendaraan cenderung tetap bergerak. Kelemahan ini harus dikurangi dengan maksud untuk menurunkan kecepatan gerak kendaraan hingga berhenti. Mesin mengubah energi panas menjadi energi kinetik (eneri gerak) untuk menggerakkan kendaraan. Sebaliknya, rem mengubah energi kinetik kembali menjadi energi panas untuk menghentikan kendaraan. Umumnya, rem bekerja disebabkan oleh adanya sistem gabungan penekanan melawan sistem gerak putar. Efek pengereman (braking effect) diperoleh dari adanya gesekan yang ditimbulkan antara dua objek.
rem 2
Gambar Prinsip Kerja Rem

TIPE REM
Rem yang digunakan pada kendaraan bermotor dapat digolongkan menjadi beberapa tipe tergantung pada penggunaannya.
1. Rem kaki (foot brake) digunakan untuk mengontrol kecepatan dan menghentikan kendaraan.
2. Rem parkir (parking brake) digunakan terutama untuk memarkir kendaraan.
3. Rem tambahan (auxiliary brake) digunakan pada kombinasi rem biasa (kaki) yang digunakan pada truk diesel dan kendaraan berat.
Dalam hal ini, kami akan menjabarkan lebih jauh mengenai rem kaki dan rem parkir, sesuai dengan praktek yang telah kami lakukan.

REM KAKI
Dikelompokkan menjadi 2, yaitu rem hidraulis (hydraulic brake) dan rem pneumatik (pneumatic brake).
Tipe hidraulis lebih respon dan lebih cepat dibanding dengan tipe lainnya, dan juga konstruksinya lebih sederhana. Tipe hidraulis juga mempunyai konstruksi yang khusus dan handal (superior design flexibility). Dengan adanya keuntungan tersebut, rem hidraulis banyak digunakan pada kendaraan penumpang dan truk ringan.
rem 3
Gambar Rem Tipe Hidraulis

Sistem rem pneumatik termasuk kompresor dan sejenisnya yang menghasilkan udara bertekanan yang digunakan untuk menambah daya pengereman. Tipe rem seperti ini banyak digunakan pada kendaraan berat seperti truk dan bus.
Komponen – komponen utama pada rem hidraulis adalah sebagai berikut.
1. Booster rem
2. Master silinder rem
3. Katup pengimbang (proportioning valve)

1. BOOSTER REM
Tenaga penekanan pada pedal rem dari seorang pengemudi tidak cukup kuat untuk segera dapat menghentikan kendaraan. Booster rem melipat gandakan daya penekanan pedal, sehingga daya pengereman yang lebih besar dapat diperoleh.
Booster rem mempunyai membran yang bekerja dengan adanya perbedaan tekanan antara tekanan atmosfir dan kevakuman yang dihasilkan dari dalam intake manifold mesin. Master silinder dihubungkan dengan pedal dan membran untuk memperoleh daya pengereman yang besar dari langkah pedal yang minimum. Bila booster rem tidak dapat berfungsi dikarenakan satu dan lain hal, booster dirancang sedemikian rupa sehingga hanya tenaga boosternya saja yang hilang. Dengan sendirinya rem akan memerlukan gaya penekanan pedal yang lebih besar, tetapi kendaraan dapat direm dengan normal tanpa bantuan booster.
Booster rem dapat dipasang menjadi satu dengan master silinder (tipe integral) atau dapat juga dipasangkan secara terpisah dari master silinder itu sendiri. Tipe integral ini banyak digunakan pada kendaraan penumpang dan truk kecil. Untuk kendaraan yang digerakkan oleh mesin diesel booster remnya diganti dengan pompa vakum karena kevakuman yang terjadi pada intake manifold pada mesin diesel tidak cukup kuat.
Booster rem terutama terdiri dari rumah booster (booster body), piston booster, membran (diaphragm), reaction mechanism dan mekanisme katup pengontrol (control valve mechanism). Booster body dibagi menjadi bagian depan (ruang tekan tetap) dan bagian belakang (ruang tekan variasi) dan masing-masing ruang dibatasi dengan membran dan piston booster.
Mekanisme katup pengontrol (control valve mechanism) mengatur tekanan di dalam ruang tekan variasi (variable pressure chamber). Termasuk katup udara, katup vakum, katup pengontrol dan sebagainya yang berhubungan dengan pedal rem melalui batang penggerak katup (valve operating rod).
rem 4
Gambar Booster Rem

2. MASTER SILINDER REM
Berfungsi untuk mengubah gerak pedal rem ke dalam tekanan hidraulis. Master silinder terdiri dari reservoir tank, yang berisi minyak rem, demikian juga piston dan silinder, yang membangkitkan tekanan hidraulis.
Ada dua  tipe silinder, yaitu tipe tunggal dan tipe ganda. Master silinder tipe ganda (tandem type master cylinder) banyak digunakan dibandingkan dengan tipe tunggal (single type).
Master silinder tandem, sistem hidraulisnya dipisahkan menjadi dua, masing-masing untuk roda depan dan belakang. Dengan demikian bila salah satu sistem tidak bekerja, maka sistem lainnya akan tetap berfungsi dengan baik.
rem 5
 Gambar Master Silinder

Pada kendaraan penggerak roda belakang, salah satu sistem rem hidraulis pada roda depan dan sistem yang satunya terletak pada roda belakang. Pada kendaraan penggerak roda depan terdapat beban tambahan pada roda depan. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakan sistem hidraulis split silang (diagonal split hydraulic system) yang terdiri dari satu set saluran rem untuk roda kanan depan dan kiri belakang, dan satu set saluran rem untuk roda kiri depan dan kanan belakang, dengan demikian efisiensi pengereman tetap sama pada kedua sisi (tetapi dengan setengah daya penekanan normal) walaupun salah satu dari kedua sistem tersebut terjadi kerusakan.
rem 6
Gambar Diagonal Split Hydraulic System

Pada kendaraan penggerak roda belakang, salah satu sistem rem hidraulis pada roda depan dan sistem yang satunya terletak pada roda belakang. Pada kendaraan penggerak roda depan terdapat beban tambahan pada roda depan. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakan sistem hidraulis split silang (diagonal split hydraulic system) yang terdiri dari satu set saluran rem untuk roda kanan depan dan kiri belakang, dan satu set saluran rem untuk roda kiri depan dan kanan belakang, dengan demikian efisiensi pengereman tetap sama pada kedua sisi (tetapi dengan setengah daya penekanan normal) walaupun salah satu dari kedua sistem tersebut terjadi kerusakan.
rem 7
Gambar Proportioning Valve Tipe Ganda

REM PARKIR
Cara kerja tipe rem tromol, sepatu rem akan mengembang oleh tuas sepatu rem dan shoe strut. Kabel rem parkir dipindahkan melalui kabel rem parkir ke tuas sepatu rem.

KONSTRUKSI REM
1. Rem Cakram
Cara kerja rem cakram:  Saat pedal rem di injak maka tenaga akan diteruskan ke booster rem. Booster rem bekerja melalui bantuan mesin, sehingga kerja rem lebih kuat tetapi tenaga yang kita keluarkan tidak terlalu besar. Setelah melalui Booster, maka piston Booster akan mendorong piston-piston dalam reservoir yang terdapat dalam master cylinder rem. Setelah terdorong maka piston-piston dalam reservoir akan mendorong minyak rem menuju rem setiap roda. Setelah minyak rem sampai dalam rem tiap roda maka minyak akan mendorong piston yang akan diteruskan mendorong brake shoe (kampas rem) hingga terjadi gesekan antara brake shoe dengan disc brake.
rem 8
Gambar Rem Cakram

REM PARKIR
Cara kerja tipe rem tromol, sepatu rem akan mengembang oleh tuas sepatu rem dan shoe strut. Kabel rem parkir dipindahkan melalui kabel rem parkir ke tuas sepatu rem.

KONSTRUKSI REM
1. Rem Cakram
Cara kerja rem cakram:  Saat pedal rem di injak maka tenaga akan diteruskan ke booster rem. Booster rem bekerja melalui bantuan mesin, sehingga kerja rem lebih kuat tetapi tenaga yang kita keluarkan tidak terlalu besar. Setelah melalui Booster, maka piston Booster akan mendorong piston-piston dalam reservoir yang terdapat dalam master cylinder rem. Setelah terdorong maka piston-piston dalam reservoir akan mendorong minyak rem menuju rem setiap roda. Setelah minyak rem sampai dalam rem tiap roda maka minyak akan mendorong piston yang akan diteruskan mendorong brake shoe (kampas rem) hingga terjadi gesekan antara brake shoe dengan disc brake.

Jenis – Jenis, Keuntungan, dan Kerugian Chassis Mobil


Daimler_car_chassis_(Rankin_Kennedy,_Modern_Engines,_Vol_III)
Rangka Mobil adalah bagian dari kendaraan bermotor yang mendukung mesin, kopling, transmisi, sistem suspensi, sistem rem, bodi (badan) mobil, diferensial, dan komponen lainnya.
Rangka mobil mempunyai banyak variasi bentuk. Pada umumnya, rangka disusun dari dua buah balok memanjang dan dihubungkan dengan balok melintang . Bagian depan rangkaian dibuat sedikit mengecil ke dalam yang berfungsi sebagai tempat pemasangan peralatan kemudi dan untuk dapat memberikan keleluasan pergerakan pengemudi.
Rangka umunya dibuat dari baja, biasanya mempunyai bentuk penampang U atau model kotak atau bentuk pipa bahkan rangka berbentuk perimeter.
Akhir – akhir ini, mobil penumpang ringan banyak menggunakan rangka terpisah, kemudian dilas dengan bodi menjadi satu unit dan biasa disebut bodi monocoque. Metode ini mengambil cara pembuatan rangka pesawat terbang . Keuntungan bodi monokok adalah ringan, proses pembuatannya lebih sederhana.
Sejarah Rangka Mobil
Rangka mobil pertama kali dibuat oleh Charles dan F. Duryea dari Springfield, Massachussets, Amerika pada tahun 1893. Mobil tersebut mirip sebuah andong tanpa kuda. Mobil Duryea kemudian diikuti oleh elwood G. Hayhes. Dirancang dan dibuat pada tahun 1894 oleh perusahaan Apperson Brothers. Kemudian Henry Ford membuat mobil pertama pada tahun 1897. Perkembangan teknologi rangka mobil relatif cepat. Dari hasil yang kasar dan produksi lambat sampai ke hasil yang halus, indah, cepat, dan efisien seperti sekarang.
Bentuk mobil tertutup baru muncul pada 1911. Tutup mobil bagian atas pada waktu itu masih sangat sederhana. Fungsinya hanya sekedar melindungi penumpang dari hujan dan terik matahari. Tutup bodi ada yang dibuat dari kanvas, tetapi ada juga dari pelat yang dipres sehingga sangat kuat. Tutup mobil yang demikian dikenal dengan sebutan hardtop, contohnya Toyota Land Cruiser.
TIPE RANGKA TULANG BELAKANG
TIPE RANGKA TULANG BELAKANG (BACK BONE): Jenis rangka ini termasuk dengan rangka pres. Rangka ini mesin seolah-olah tergantung pada sebuah bagian back bone yang besar. Seluruh beban disangga oleh bagian utama ini. Rangka back bone ini adalah rangka pengganti dari struktur rangka tangga.
Keuntungan dari rangka seperti ini adalah memiliki bobot yang lebih ringan dibanding dengan rangka pipa. Memiliki center gravity yang baik dan dapat bermanuver dengan baik di lintasan sirkuit
Kelemahan dari rangka jenis ini adalah karena hanya memiliki satu tulang punggung, maka jenis sasis ini tidak dapat mengangkut beban berat
Sasis jenis rangka ini dijumpai oleh mobil sport kompak seperti:
frame Delorean_DMC-12_open
TIPE RANGKA PIPA (TANGGA)
TIPE RANGKA PIPA (TANGGA): Pertama kali rangka tangga ini dibuat dari bahan dasar kayu, hingga bahan dari besi baja hadir pada tahun 1930an. Di USA, kebanyakan mobil-mobil menggunakan sasis tipe tangga dibanding tipe monokok. Hal ini terjadi karena pabrikan mobil di Amerika berpikir bahwa mobil yang menggunakan sasis tipe tangga akan lebih mudah diganti desain-nya (facelift) tanpa harus merubah sasis. Konstruksi sasis tangga 2 baja paralel dibawah body kendaraan. mempunyai keunggulan dalam membawa beban lebih dan space kabin lebih besar. sering dipakai di kendaraan pengangkut beban seperti truk, MPV dan SUV serta model jeep. Hal ini yang membuat kenapa Innova di ciptakan menggunakan sasis tangga ditengah-tengah tren sasis monokok. “Menarik untuk mencermati mengapa di tengah-tengah tren monocoque saat ini, Kijang Innova tetap dibekali sasis tangga. Hasil survei kami di 2001 menunjukkan bahwa sasis ladder telap pilihan paling bijak bagi mobil keluarga Indonesia sampai 10 tahun mendatang.
Alasannya tentu, kondisi infrastruktur Indonesia yang belum memadai sehingga butuh kendaraan tangguh. Sehingga Kijang Innova tetap dapat dimiliki oleh konsumen yang tersebar di seluruh Indonesia.
Tak hanya itu, kehadiran sasis tangga juga membuat tim engineer lebih mudah mengisolasi getaran dan noise akibat jalan sehingga kabin belakang menjadi nyaman. Sesuatu yang sulit kita dapatkan pada MPV berpenggerak depan dan bersasis monokok.
Inilah sebabnya mengapa posisi Kijang Innova menjadi unik dengan menjadi satu-satunya MPV di dunia yang ‘duduk’ di atas sasis tangga.
Keuntungan dari sasis model tangga ini adalah sebagai berikut:
• Mudah untuk di desain, di bangun, dan di modifikasi.
• Lebih cocok untuk kendaraan berat yang suka off – road dan lebih tahan lama.
• Mudah untuk di reparasi bila terjadi tumbukan.
Kelemahan dari sasis model tangga ini adalah sebagai berikut:
• Lebih berat disbanding sasis model lain, performance-nya lebih rendah disbanding sasis model lain, dan konsumsi BBM menjadi lebih besar.
• Torsi yang dimiliki lebih rendah saat melewati tikungan.
• Mudah terguling.
• Memiliki biaya produksi lebih tinggi.

Contoh mobil yang menggunakan sasis tangga.
ciblek (1)vigotop
TIPE RANGKA INTEGRAL
TIPE RANGKA INTEGRAL: Rangka langsung, dimana bodi mobil dan sasis dilas di titik – titik tertentu menjadi satu bagian. Rangka jenis ini di pakai pada mobil sedan dan mobil ringan. Tetapi tidak sedikit juga mobil – mobil SUV (Sport Utility Vehicle) yang juga menggunakan integral body frame
Keuntungan dari rangka jenis ini adalah sebagai berikut:
• Lebih sedikit part yang digunakan dan bobot lebih ringan. Konsumsi BBM dapat direduksi.
• Memiliki center gravity yang lebih rendah, sehingga efek body roll dapat di eliminir.
• Memiliki ruang roda yang besar, sehingga pemilihan ukuran ban dapat lebih variatif.
Kelemahan dari rangka jenis ini adalah sebagai berikut:
• Sulit menyatukan komponen – komponen, sehingga sulit untuk di perbaiki.
• Suara, getaran, dan kekerasan lebih terasa.
• Tingkat ketahanan lebih rendah dibanding rangka tangga.
Contoh mobil yang menggunakan rangka integral adalah sebagai berikut:
4efb732c09b6028018004d5c
IMG_3119
TIPE RANGKA MONOKOK (MONOCOQUE)
TIPE RANGKA MONOKOK (MONOCOQUE): sasis merupakan satu kesatuan dengan body. keunggulannya adalah handling dan bobot lebih ringan. kelemahannya adalah lebih lemah dibanding tipe yang lain. tipe ni dipakai di banyak sedan modern. Sasis model ini pertama kali diperkenalkan tahun 1923 di mobil Lancia Lambda. Di tahun 1934 Citroen dan Chrysler ikut meramaikan konstruksi tipe monokok. Rangka tipe ini sudah tidak menggunakan sasis batang lagi, melainkan menggabungkan setiap komponen bodi mobil sehingga dapat menopang mesin, kopling, transmisi, diferensial, dll. Rangka seperti ini pertama kali di pergunakan pada pesawat terbang karena memiliki bobot yang jauh lebih ringan dibanding rangka tangga, integral, dan back bone. Rangka jenis ini bisa jauh lebih ringan karena seluruh komponen pengganti sasis terbuat dari bahan aluminium. Sedangkan sasis/rangka tangga, integral, dan back bone terbuat dari besi baja.
Keuntungan dari rangka monokok adalah sebagai berikut:
• Karena memiliki bobot yang lebih ringan, maka konsumsi BBM dapat direduksi.
• Memiliki bantingan yang lebih lembut.
• Ground Clearance mobil lebih rendah.
Kelemahan dari rangka monokok adalah sebagai berikut:
• Bila terjadi tabrakan pada rangka ini, maka akan sulit diperbaiki. Karena dalam hal ini chassis = setiap komponen bodi mobil itu sendiri
• Pabrikan mobil akan sulit melakukan facelift atau perombakan, karena harus merubah bentuk rangka juga.
Contoh mobil yang menggunakan rangka monokok adalah sebagai berikut:
veloz hitam ertiga

Fungsi dan Cara Kerja O/D dalam Transmisi Otomatis

 ;)

od2
O/D merupakan singkatan dari Over Drive. Secara kasar O/D dapat diartikan sebagai gigi tertinggi. O/D sangat berguna dalam mobil yang bertransmisi otomatis bila sedang melaju di jalan bebas hambatan(TOL) karena teknologi ini sama hal-nya seperti kita menggunakan gigi tertinggi pada transmisi manual sehingga dapat menurunkan putaran mesin(rpm), dengan begitu konsumsi BBM dapat lebih kecil. Tetapi yang perlu diperhatikan
O/D jangan diaktifkan bila sedang berkendara di dalam kota yang kecepatannya cenderung pelan dan stop&go karena ECU dalam mobil akan terus berusaha mencapai posisi gigi tertinggi tersebut sehingga tenaga mobil menjadi cenderung loyo / tidak bertenaga karena rpm yang terlalu kecil membuat torsi yang dihasilkan juga cenderung kecil. Petunjuk aktif atau nonaktifnya terdapat pada bagian dashboard, hampir seluruh mobil bertransmisi otomatis bila perangkat O/D tidak aktif maka akan menyala tulisan O/D off.Bila ingin anda aktifkan cukup tekan tombol O/D yang berada di sekitar tuas transmisi dan bila ingin mengnonaktifkan cukup tekan kembali tombol O/D tersebut. Memang kebanyakan mobil bertransmisi otomatis memiliki perangkat O/D tetapi ada beberapa mobil yang tidak memiliki perangkat tersebut, itu artinya sistem O/D sudah dapat diatur dalam komputerisasi.
od off_thumb[7]
Selain berfungsi sebagai gigi tertinggi, O/D juga bisa berfungsi membantu pengemudi saat melakukan pengereman. Karena bila O/D yang sedang aktif lalu tiba-tiba kita non-aktif-kan maka bisa dibayangkan seperti saat sedang berkendara dengan gigi 5 tiba-tiba diturunkan kegigi 4. Maka akan terjadi efek engine brake. Hal ini sangat membantu pengemudi bila harus melakukan pengereman mendadak dalam kondisi darurat.
day-9-800-grade-assist-button-thumb-555x353

Hati-hati dengan penipu Odometer


Hati-hati, disinyalir aksi mengurangi angka odomoeter kian marak. Ulah nakal penjual kendaraan ini memang sudah ada sejak dulu. Namun seiring perkembangan, aksinya juga kian pintar. Pasalnya, mobil sudah semakin canggih dengan odometer digital, tetapi bisa dimundurkan angkanya. Sialnya aksi ini justru lebih sulit diterka. Karena odometer digital tidak meninggalkan jejak kasat mata setelah dimundurkan.
Cepat Dan Tidak Mahal
Tidak pernah terbayangkan dalam be­nak Rusli, sebut saja begitu, kalau pekerjaannya sebagai tukang servis elektronik dan spidometer mobil akan seramai ini. Padahal 5 tahun lalu, pria asal Bogor, Jabar ini sempat pesimis akan kelangsungan usahanya.
“Makin banyak mobil baru, apa masih ada yang spidometernya rusak. Lagian model manual sudah bergeser digital,” tambah pria yang mangkal di salah satu pusat onderdil mobil di Jakpus. Kenyataan berkata lain, pelanggannya bertambah, ia pun siap dipanggil ke mana saja sambil membawa laptop dan software lain. Cuma fokus jasa yang diorder sedikit berubah, bukan lagi mereparasi spidometer, namun memundurkan angka odometer alias jarak tempuh!
Masih ada Rusli-Rusli lain. OTOMOTIF sempat menyaksikan lewat cara cepat dan terlatih, sebuah sedan Eropa ber­odometer 130 ribu km disulap jadi 30 ribu km saja. Rusli yang satu ini hanya perlu 10 menit membongkar cluster rumah spidometer-odemeter digital, lalu membawa ke minibusnya dan mereset ulang sesuai keinginan pemilik. Total hanya perlu 30 menit semua sudah rapi dan terpasang di dasbor lagi. Biayanya? “Untuk hatchback Eropa ini cuma Rp 650 ribu,” tambahnya.
Kalau merek Eropa lain harganya Rp 800 ribu – 1,2 juta, karena kunci kontak mesti diprogram ulang. Maksudnya, beberapa kunci kontak pintar selain sebagai immobilizer juga menyimpan data mobil. Kalau enggak disesuaikan mudah ketahuan nanti. Wah biayanya tergolong murah dibanding mobilnya yang ratusan juta rupiah.
Beda lagi dengan mobil Jepang yang tergolong lebih mudah. Mobil pasaran seperti Honda Jazz, jasanya dihargai sekitar Rp 750 ribu saja. “Seminggu bisa 5 mobil. Kebanyakan sih punya pedege,” tambah Rusli yang pernah gagal mengeksekusi sebuah SUV dan mem­buat odometernya jadi angka nol semua.
Kisah Ujang lain lagi, pria ini kerap dapat orderan untuk odometer analog alias model angka putar. Ongkos “gulung nya” Rp 150 ribu saja. Kisah Rusli dan Ujang adalah fenomena dimana demand dan supply terjadi. Masyarakat masih silau akan odometer rendah dan membiarkan dirinya ditipu.
Kenali Tandanya
Banyak cara mengkenali hasil kerajinan tangan pada odometer. Jika mobil sudah terlanjur dibayar, segera cek ke bengkel resmi terdekat. Anggap saja Anda sekalian service dan mintakan data mobil Anda. Bagaimana jika enggak ada? Bisa jadi mobil Anda dulu enggan mampir ke bengkel ATPM.


Cara lain, sambangi bengkel non ATPM yang selalu merekam data mobil pelanggannya. “Kalau ganti oli, kami punya catatan odometer hingga 3 tahun ke belakang,” terang Tjahja Tandjung, dari toko oli TODA yang punya beberapa cabang di seputar Jakarta.
Selain itu, jarak tempuh yang dimainkan juga bisa dilacak lewat interkoneksi ECU dengan komputer bengkel. “Bisa dibaca lewat ECU-nya sendiri,” terang Amin dari BMW Prima, Jakut yang memasang tarif Rp 150 ribu untuk general check odometer plus bagian lain mobil.
Kondisi fisik mobil sendiri juga bisa cerita. Misalkan dengan membaca kode produksi sukucadang. Seperti Toyota Avanza  2008 dengan ban standar merek X diklaim baru jalan 30.000 km. Saat dicek bannya bermerek sama namun kode produksi 0409 alias minggu keempat 2009. Aneh kan? Bisa saja ban sudah diganti karena mobil sudah jalan 70 ribuan km. “Life time ban normalnya sekitar 40 ribu km,” terang Surya Dharma, bos EP-Tyres produsen ban Accelera.
Selain itu, bagian interior juga bisa dicermati. Misalnya busa jok yang mulai kempes, tapi bukan karena pemilik lama yang overweight ya. Lantas kain jok atau jok kulit yang sudah belel. Lanjutkan dengan setir yang lapisan kulitnya sudah mulai botak, pertanda jam terbang tinggi. Beberapa mobil Eropa, lapisan kulit setir malah bisa diputar-putar alias kendur sebagai patokan.
Murah Dan Aman
Menghindari kenakalan para penjual, Anda bisa melakukan antisipasi. Caranya mudah, cukup bawa ke bengkel authorized untuk general check-up sebelum transaksi dilakukan. Tak hanya cepat dan efektif, biaya­nya juga cukup murah dibanding harga jual mobil yang bisa mencapai ratusan juta. Daripada menyesal belakangan toh!
ta servis kendaraan dan segala kerusakan pasti tersimpan di database bengkel, walau belum online ke beda jaringan. Misal jaringan Tunas Toyota sudah online seluruh cabang, tapi tidak online dengan jaringan Auto 2000. Itupun bukan hambatan berarti, service advisor biasanya tinggal telepon ke jaringan lain, dan data servis akan terbaca berdasarkan nomor polisi.
Sebelum transaksi dilakukan, bawa calon mobilke bengkel untuk general check-up. Untuk Toyota Avanza biayanya berkisar Rp 110 ribu all-in. “Harga ini untuk pengecekan keseluruhan sistem mobil, mulai dari mesin, kaki-kaki, sampai bodi kalau konsumen minta,” tutur Marsono, service advisor Tunas Toyota cabang Cinere.
Beda tipis untuk kelas Kijang Innova yang Rp 121 ribu, dan Corolla Altis yang Rp 198 ribu. “General check-up menggunakan SDS (Star Diagnosis System) hanya Rp 200 ribu untuk segala jenis mobil,” terang Mumu Mulyadi, kepala bengkel Permorin yang beralamat di Jl. Kaji No.26, Jakpus.
Sama hal dengan Intelligent Tester di Toyota, lewat SDS, data servis kendaraan terbaca. Tapi cara mudah sebenarnya tinggal lihat buku servis. Buku tersebut memuat sejarah perbaikan mobil. Seandainya tidak ada, patut dicurigai kenapa data penting kendaraan tersebut bisa hilang.
Pada merek Mercedes-Benz, data servis terlihat melalui ECU. Tinggal colok SDS, sejarah awal hingga data terbaru dapat terdeteksi. Kalaupun pernah ganti instrument cluster, data odometer masih terlihat di ECU pusat. Kecuali sang penjual niat sampai mengganti modul ECU yang berharga sangat mahal. Hanya saja balik lagi ke service record, data servis pasti tersimpan di database bengkel.
Beda Model Lain Metode
Ada dua metode memundurkan odo­meter, yang pertama buat tipe analog lebih secara manual. Yaitu mencongkel roda digit dari balik penampang spidometer. Namun begitu, ada resikonya. Seperti roda digit mudah nyangkut. Misal angka menunjukkan 43 ribu, akan dimundurkan jadi 13 ribu.
Setelah dimundurkan, kemungkinan tak terjadi masalah. Tapi saat hendak beranjak ke angka 40 ribu, pada posisi 39.999, angka nyangkut di sini. Pasalnya ada kombinasi gir pada setiap roda digitnya. Misal pada Toyota Avanza, kombinasi gir berukuran besar-kecil-kecil-besar.
Cara lain, dibongkar dan disusun kembali sesuai angka yang diinginkan. Tapi, butuh waktu lebih lama dan harus lebih teliti. Menurut Vincent dari spesialis servis spidometer SACS di Pondok Gede, Bekasi, tetap bisa angka lompat/nyangkut.
“Saat kecepatan ren­dah memang tidak bermasalah. Tapi dalam kecepatan tinggi, dinamo odometer bisa terbakar,” papar pria yang tidak menerima order mengurangi angka odometer ini.
Ciri odometer analog pernah dimundurkan, pakai cara dicongkel/dipaksa dengan obeng, bisa dilihat dari roda digit pertama (ratusan ribu) dan kedua (puluhan ribu). Jika terlihat ada baret atau guratan, berarti odometer sudah pernah dimundurkan.
Odometer digital lebih sulit dikenali. Pasalnya harus terlebih dulu mencabut panel odometer­nya (versi lawas). Cara memundurkannya dengan mereset ulang pada IC (berkaki 8) yang merupakan tempat menyimpan memori. Untuk IC model laba-laba (versi baru), cukup dijumper saat meresetnya.
Namun pada beberapa mobil baru seperti Innova, Swift, SX4, Yaris versi digital, sangat riskan untuk membongkarnya. Lantaran perlu membuka jarum terlebih dulu. Kondisi ini memungkinkan penampang spidometer tersentuh sidik jari. Dari bekas sidik jari yang tampak mengilap itulah, bisa ditengarai kalau odometer pernah dibongkar/dimundurkan. Apalagi sidik jarinya enggak bisa dihapus pakai cara apapun.
Cara lain untuk mendeteksi, apakah odometer digital pernah dibongkar atau belum, bisa dilihat dari penampang PCB bagian belakangnya. Jika terdapat solderan agak tebal pada kaki-kaki IC atau rangkaian sirkuit di PCB-nya, sudah bisa dipastikan odometer sudah pernah direset.
Pada beberapa tipe mobil, odometernya ada yang dapat direset melalui anak kunci kontak, yang sudah bertipe immobilizer. Sebab sudah dilengkapi chip yang berfungsi sebagai penyimpan data di dalamnya. Biaya mereset pada anak kunci sekitar Rp 1 jutaan, sementara ongkos memundurkan odometer dari panel spidometer sekitar Rp 600 ribuan.

Kamis, 11 Februari 2016

Ini Dia 3 Keunggulan Busi Iridium Yang Wajib Anda Ketahui

Banyak yang mengatakan bahwa jika motor menggunakan busi iridium katanya bisa mendongkrak permance motor dibandingkan jika menggunakan busi bawaan standard dari pabrikan saat membeli motor. Untuk harganya, busi iridium ini bervariasi tergantung toko yang menjual untuk harga umumnya biasanya di patok dengan harga kurang lebih berkisar 100 ribuan. Untuk Mereknya sendiri ada banyak yang cukup terkenal yaitu merek Denso dan NGK.Nah untuk bikers yang baru kecemplung dunia otomotif apakah jika menggunakan busi tersebut ada dampak untung ruginya jika memakai busi iridium…? apa dampaknnya pada mesin motor jika menggunakan busi tersebut untuk harian…?
Seperti yang kita ketahaui bahwa busi iridium adalah sebuah elemen logam yang sangat keras , anti korosi dan juga tahan panas. Selain itu busi iridium ini memiliki bahan elektroda meterial yang mempunyai titik didih yang cukup tinggi yaitu berkisar antara 2500 derajat celciul.Akibat kekuatan yang dihasilkan tersebut diera abad 20 , Iridium dipilih oleh para produsen busin untuk meracing busi dengan durability yang lebih dibandigkan busi yang biasa (pada umumnya). Pembakaran juga lebih fokus pada satu titik sehingga dipercaya mampu melayani mesin racing membutuhkan percikan api yang mumpuni.
Busi Motor Iridium

Berikut ini ada beberapa sifat busi iridium yang saya peroleh dari baca2 di website mas iwan banaran yang mungkin bisa menjadi referensi anda dan menambah ilmu mengenai bidang otomotif.

Kelebihan Busi Iridium

berikut ini beberapa keunggulan atau kelebihan yang saya kutip dari situs mas iwanbanaran.com
  • Busi iridium dikatakan bagus karena busi model ini lebih tahan panas, selain itu memiliki bahan elektroda lebih kecil dibanding busi reguler
  • Membutuhkan tegangan yang lebih rendah untuk memicu pembakaran sehingga jarang terjadi kegagalan saat starter
  • Pembakaran yang dihasilkan lebih presisi, konsisten serta efisien (more efficient combustion)
  • Meningkatkan respon gas saat di geber maupun slow
  • Meningkatkan keiritan (tergantung gaya berkendara), keiritan disini saat anda menggunakan motor tersebut, jika anda mengguakan motor dengan mengeber gas motor tentunya akan boros tapi beda halnya jika anda mengendarai motor dengan stabil normal untuk tarikan tuas gasnya. Misalnya laju jalannya standard di angkat 40 terus, atau 60 terus.
  • Lebih awet (tergantung desain). Dari beberapa penelitian busi Iridium lebih awet hingga 10 kali lipat dibanding busi standart.
  • Dipercaya meningkatkan tenaga mesin sekitar 1-3% , untuk tenaga memang iya , tapi hasilnya tidak signitifikan hanya 3% pengaruhnya tidak terlalu tinggi
  • Meningkatkan kualitas emisi gas buang (lebih ramah lingkungan)

Keistimewaan Busi Iridium :

  1. Inti elektrodanya kecil hanya mempunyai ukuran 0.4mm di bandingkan dengan yang busi standar , untuk busi standard sendiri mempunyai ukuran sekitar  2,5mm sehingga medan listrik menjadi besar pada ujung elektrodanya yang kecil dan fokus sehingga untuk memercikkan api dibutuhkan tegangan listrik yg rendah
  2. Mesin lebih mudah di hidupkan,mengurangi kegagalan pembakaran,sehingga bensin jadi lebih irit,
  3. Tenaga mesin bisa bertambah dan tentunya bisa memperbaiki akslerasi motor menjadi lebih cepat tapi tidak signitifikan.




Jumat, 05 Februari 2016

Suzuki Luncurkan SUV Penantang Ford EcoSport

Suzuki Luncurkan SUV Penantang Ford EcoSport
New Delhi - Maruti Suzuki di India resmi meluncurkan sport utility vehicle (SUV) kompak, Vitara Brezza. SUV kompak ini bakal menjadi penantang Ford EcoSport di sana.

Seperti dilaporkan The Hindu dan Indianautosblog, Rabu (3/2/2016), Vitara Brezza menjadi produk dari pertama yang dikembangkan sepenuhnya oleh Maruti Suzuki. SUV ini ditampilkan di pameran Auto Expo 2016 yang mulai berlangsung hari ini, Rabu (3/2/2016).

"Saya bangga untuk memperkenalkan merek baru Vitara Brezza. Ini dikembangkan di bawah proses unik baru untuk merancang dengan fokus khusus pada rasa dan nilai-nilai dari konsumen India," kata Presiden dan COO Suzuki Motor Corporation, Toshihiro Suzuki.

Vitara Brezza ditenaga mesin diesel DDiS empat silinder berkapasitas 1.300cc. Mesin itu diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 90 PS pada 4.000 rpm dan torsi 200 Nm pada 1.750 rpm.

Mesin tersebut dikawinkan dengan transmisi manual 5 percepatan. Meski baru tersedia pilihan mesin diesel, Suzuki menyebut akan menyediakan pilihan mesin bensin juga.

Suzuki Vitara Brezza akan tersedia dalam enam pilihan dengan fitur ABS, EBD dan dual airbag menjadi fitur standar di varian Z dan fitur opsional di varian L dan V. Varian tertinggi, ZDi+ bakal mendapatkan sistem hiburan layar sentuh SmartPlay.

Dari eksteriornya, Vitara Brezza hadir dengan skema cat dua nada dengan atap kontras, pelek alloy 16 inci,  LED daytime running light, lampu depan projector dan lampu sein yang tertanam di spion samping.

Mobil ini memiliki dimensi panjang 3.995 mm, lebar 1.790 mm dan tinggi 1.640 mm dengan wheelbase 2.500 mm. Sementara ground clearance-nya setinggi 198 mm didukung dengan ban berukuran 215/60 R16.

Managing Director and CEO Maruti Suzuki India, Kenichi Ayukawa mengatakan, Vitara Brezza telah dikonsep, dirancang dan dikembangkan di India menggunakan platform dan mesin global Suzuki. Proyek pengembangan Vitara Brezza dipimpin oleh Direktur Eksekutif R&D Maruti Suzuki India, C.V. Raman.

Nih, 4 Mobil Terkencang Honda yang Pernah Diproduksi

Honda menjadi salah satu pabrikan otomotif yang memiliki reputasi terbaik. Sudah puluhan tahun pabrikan ini memproduksi mobil yang banyak digemari berbagai kalangan.

Tak hanya menyediakan kendaraan untuk keluarga, Honda juga menciptakan mobil khusus untuk orang berkocek tebal. Mobil ini tentu berbeda dari mobil keluarga karena terdapat modifikasi dan personalisasi untuk mendongkrak performa.

Meskipun tidak mampu menandingi nama besar pabrikan mobil super seperti Ferrari dan Aston Martin, mobil sport buatan Honda tetap mampu memuaskan dahaga penggila kecepatan dengan performa yang dimiliki.

Ingin tahu apa saja mobil tercepat yang pernah diproduksi oleh pabrikan yang didirikan oleh Soichiro Honda? Berikut ini uraian singkatnya seperti dilansir dariWallstcheatsheet, Senin (23/2/2015):

1. Civic Type-R

Honda Civic Type-R menjadi salah satu sportcar populer yang pernah diproduksiH onda. Mobil ini diproduksi pertama kali para pertengahan dekade 2000-an.

Mobil sport buatan Honda tetap mampu memuaskan dahaga penggila kecepatan.
Saat itu, generasi pertama Civic Type-R sanggup berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 6,6 detik dan mencatatkan kecepatan maksimal di angka 235 km/jam.

Performa trengginas yang dimiliki sportcarini berasal dari mesin empat silinder berkapasitas 2,0 liter dengan transmisi manual enam percepatan yang sanggup menghasilkan tenaga sebesar 198 horse power (HP).

Dengan performa yang dimiliki, tak heran jika Civic Type-R begitu diminati para penggila otomotif. Bahkan, mereka saat ini menanti kehadiran generasi terbaru Civic Type-R yang akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan.

Mobil sport buatan Honda tetap mampu memuaskan dahaga penggila kecepatan.
2. Integra Type-R

Integra pun bernasib baik seperti Civic yang mendapat varian Type-R. Performa yang dimiliki pun tak kalah buas dengan Civic Type-R. Di balik kapnya, Integra Type-R mengusung mesin 1,8 liter DOHC VTEC.

Pada versi ini, Integra mencatatkan waktu 6,5 detik saat diajak melesat hingga kecepatan 100 km/jam. Sementara itu, kecepatan maksimal yang dapat diraih Integra Type-R mencapai 238 km/jam.
Mobil sport buatan Honda tetap mampu memuaskan dahaga penggila kecepatan.
3. S2000

Roadster Honda ini begitu digandrungi oleh para penggila kecepatan. Bagaimana tidak, S2000 sanggup berakselerasi dari kondisi berhenti hingga kecepatan 100 km/jam dalam waktu 5,8 detik pada varian standar, sedangkan pada varian Club Racer (CR) butuh waktu hanya 5,7 detik.

Adapun dapur pacu pada S2000 didukung dengan mesin empat silinder berkapasitas 2,0 liter yang sanggup memproduksioutput tenaga hingga 240 HP.

Mobil sport buatan Honda tetap mampu memuaskan dahaga penggila kecepatan.
4. NSX

NSX merupakan keluarga sportcar legendaris yang pernah diproduksi Honda. Mobil sport ini hadir dalam varian standar dan Type-R.

Honda membekali NSX dengan mesin V6 berkapasitas 3,2 liter dengan output tenaga mencapai 280 HP.

Pada versi standar, NSX membutuhkan waktu selama 5,7 detik untuk berakselerasi hingga kecepatan 100 km/jam dengan kecepatan maksimal 225,3 km/jam.

Berbeda halnya pada NSX Type-R yang hanya butuh 4,4 detik saja saat melesat hingga kecepatan 100 km/jam dan mampu mencatat kecepatan maksimal di angka 270,4 km/jam.